0 di keranjang

Keranjang kosong

Perlengkapan Bayi Baru Lahir Terbaik

Perkembangan Bayi 6 Bulan Yang Baik dan Sehat Menurut Dokter

Jika kemampuan indera dan motorik bayi sudah berkembang di usia 5 bulan, perkembangan bayi 6 bulan lebih ke optimalisasinya. Fungsi tangan bayi yang tadinya hanya bisa menggenggam barang barang secara asal kini sudah bisa mengoptimalkan penggunaan jarinya untuk mengambil sesuatu yang berukuran kecil seperti kancing, kelereng, dll. Jadi orang tua harus berhati-hati dalam mengaasi si kecil karena di usia ini kebiasaan memasukkan barang asing ke dalam mulutnya masih belum hilang. Kemampuan bayi untuk duduk tegap yang tadinya masih harus bersandar pada sesuatu kini sudah bisa tanpa sandaran, bahkan ia bisa duduk sambil menoleh ke kanan kiri tanpa kehilangan keseimbangan.

Perkembangan Bayi 6 Bulan Yang Baik dan Sehat Menurut Dokter

Banyak dokter yang sepakat bahwa perkembangan bayi usia 6 bulan juga ditandai dengan siapnya organ pencernaannya untuk dimasuki makanan padat. Di usia ini si kecil sudah bisa di suapi makanan padat. Pastikan anda memberikan makanan yang lembut, bergizi, sehat dan mudah dicerna misalnya pisang dan sayuran yang dihaluskan. Di awal pemberian makanan padat biasakan untuk memperkenalkan satu persatu makanan dalam beberapa hari, jangan sekaligus. Hal ini karena selera makan bayi yang mudah berubah. Hindari juga makanan-makanan yang rawan menimbulkan alergi seperti udang, telur, kacang, dan cokelat. Penggunaan garam, gula dan MSG dalam makanan bayi juga musti dihindari dulu oleh orang tua di usia ini.

Di usia 6 bulan bayi juga sudah bisa mulai d taruh di baby walker, untuk melatih otot-otot kakinya. Namun tetap harus ada pengawasan dari orang tua saat bayi berjalan-jalan dengan baby walkernya karena tanpa pengaasan bisa berbahaya. Baiknya perbanyaklah menaruh bayi di permukaan lantai yang rata, karena perkembangan bayi umur 6 bulan juga melibatkan optimalisasi seluruh otot di tubuhnya. Dengan menaruhnya di lantai ia akan lebih leluasa bergerak maju mundur dan mencoba merangkak. Yang terakhir, habiskanlah banyak waktu berkumpul bayi dengan anggota keluarga lannya, karena diusia ini ia sudah bisa mengenali orang lain selain orang tuanya, seperti kakak, kakek, nenek, paman, tante, dll.